Loading...

Disnakertrans Jatim Jajaki Kerjasama Penempatan Pekerja Migran Terampil Special Skilled Worker ke Jepang

Berita 25-05-2021
Depan Portal Berita Disnakertrans Jatim Jajaki Kerjasama Penempatan Pekerja Migran Terampil Special Skilled Worker ke Jepang
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim melakukan terobosan dan mencari upaya penempatan untuk pekerja migrant terampil dalam program Special Skilled Worker(SSW) dengan menjalain kerja sama dengan KOBA Group.
 
Perusahaan tersebut merupakan perwakilan atau official perusahaan resmi yang dipercaya pemerintah jepang  yang dikenal dengan PT KOBA. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa penempatan tenaga kerja ke Jepang yang telah terdaftar di kemenaker RI dan BP2MI sebagai salah satu RSO (Registered Support Organization) yang terdaftar resmi di Ministry of Justice (MOJ) Jepang.
 
Kadisnakertrans Jatim, Dr Himawan Estu Bagijo saat menerima Perwakilan PT KOBA Grup di Disnakertrans Jatim, Selasa (25/5/2021) mengatakan, PT KOBA menawarkan kerja sama peluang kerja ke Jepang di 14 sektor yang ditawarkan. Ini kita sambut, apalagi angka pengangguran cukup besar.
 
Himawan  menjelaskan peluang kerjasama ini kami manfaatkan karena ini kesempatan bagus dan perusahaan resmi untuk keberangkatan pekerja migrant ke Jepang, KOBA grup menawarkan jenis-jenis pekerjaan yang resmi termasuk dijelaskan soal gaji dan pola penempatan yang pekerja jelas, dan apa yang harus Disnaker Jatim kerjakan di tempat saat proses rekrutmen, pelatihan dan dokumen.  Disnakertrans Jatim dapat membantu menyebarluaskan informasi, penyediaan sarpras, membantu menanggung bantuan biaya pelatihan dan sertifikasi melalui APBD Jatim.
 
Mudah-mudahan yang di lakukan Disnakertrans Jatim yang juga menjadi salah satu solusi bagi kawan-kawan pekerja migrant yang bekerja ke luar negeri secara resmi, mengurangi besarnya biaya penempatan, agen lembaga yang tidak resmi dan pengurangi jumlah penganggur dampak covid19 di Jatim.
 
"Tahun depan, semua BLK milik Disnakertrans Jatim bisa didorong menyiapkan SDM dan asrama serta lab bahasa untuk mensupport penyediaan calon Pekerja migran terampil ini," katanya.
 
Sementara Lisa Heriyati Direktur PT KOBA Grup memyampaikan misi dan tujuan kerjasama dengan Provinsi Jatim, karena Provinsi Jatim ini wilayah, potensi dan banyaknya jumlah pekerja migran jatim yang sudah bekerja di Jepang. Melalui kerjasama dengan provinsi Jatim akan membuka peluang yang lebih besar untuk para pencari kerja atau calon pekerja migran Indonesia dari Jatim.
 
Sebagai informasi PT Koba menyampaikan, Jepang sangat membutuhkan tenaga kerja bagi perusahaan di Jepang sebanyak 345.000 orang. Peluang kerja tersebut diperebutkan oleh  pekerja asal Indonesia dan 9 negara lainnya diantaranya yaitu Vietnam, 
philipina, Myanmar dan Nepal.
 
Bagi perusahaan Jepang, Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Jatim lebih disukai karena pekerja keras, pekerjannya lebih bagus, ramahnya, cara kerjanya dan loyalitasnya tinggi yang disukai oleh perusahaan di Jepang.
 
“Kami terus melakukan sosialisasi agar banyak calon pekerja  yang mengetahui dan memiliki peluang untuk bisa ikut menjadi pekerja migrant ke Jepang. Perusahaan di Jepang cukup banyak dan PT KOBA sebagain RSO yang legal yang sudah diakui pemerintah Jepang maupun pemerintah Indonesia akan bekerja keras untuk merealisasinya terpenuhi peluang kerja itu dapat diisi oleh Indonesia," jelas Lisa.
 
Harapan PT KOBA dengan adanya dukungan pemerintah Jatim ini untuk segera disosialisasi dan diinformasikan peluang kerja agar lebih banyak calon pekerja Jatim yang menjadi pekerja di Jepang dengan jalur yang resmi dan aman, serta mengikuti prosedur yang benar. Untuk segera merealisasinya kerjasama ini, UPT P2TK ditunjuk segera membuat Time Work Line, Brosur dan Draf Perjanjian Kerjasamanya.
 
Diakhir paparan Kadisnakertrans Jatim berharap melalui peluang kerja dan kerjasama ini , mampu menyediakan peluang kerja ke luar negeri dijabatan formal dan terampil, aman, terlindungi dan meningkatkan kesejahteraan.

Artikel Terkait