• Tlp : ( 031 ) 99842200, 99842221
  • Email : tkijatim@gmail.com
upt

Berita

Dua Inovasi simPADU-PMI dan Ayo Kerja Hadir di UNPSA

  • Selasa, 2019-09-03 - 14:38:29 WIB
  • Administrator
UPT

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur membawa inovasi sektor ketenagakerjaan ke pentas tingkat dunia. Dua inovasi di sektor ketenagakerjaan yaitu “simPADU-PMI (Sarana Informasi dan Pelayanan Terpadu Pekerja Migran Indonesia)” dan “Ayo Kerja” berhasil menembus forum dunia 'United Nations Public Service Award(UNPSA)'. Kedua inovasi ini dilombakan pada forum UNPSA pada 24 – 26 Juni 2019 di Baku, Azerbaijan.

Tema yang diusung dalam forum internasional inovasi pelayanan publik kali ini adalah “Achieving the Sustainable Development Goals through Effective Delivery of Services, Innovative Transformation and Accountable Institutions”. Sehingga program inovasi layanan publik yang diajukan dalam kompetisi itu harus selaras dengan 17 Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs).

“Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang targetnya dicapai pada tahun 2030 dilakukan melalui pencarian inovasi transformatif yang mengedepankan value(nilai) dan memastikan prinsip 'leaving no one behind' (tidak ada seorangpun yang tertinggal), integrasi, kemitraan, dan universalitas yang diterjemahkan dalam tindakan,” sebagaimana dikutip dari lomba UNPSA.

Disnakertrans Jatim mengajukan dua inovasi. Program “Ayo Kerja” selaras dengan agenda Promoting digital transformation in public sector institutions (SDGs 8), sedangkan “simPADU-PMI” adalah Promoting gender responsive public services to achieve SDGs (SDGs=5).

Inovasi simPADU-PMI (Sarana Informasi dan Pelayanan Terpadu Pekerja Migran Indonesia adalah layanan berupa sarana informasi, konsultasi dan pengaduan yang terintegrasi dengan layanan pelatihan/sertifikasi serta Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) pekerja migran Indonesia.

Inovasi ini dikembangkan berdasarkan permasalahan kondisi layanan penempatan dan perlindungan pekerja migran selama ini. Prosedur bekerja ke luar negeri yang dinilai rumit dan birokratis, mahal, serta kurangnya pemahaman alur bekerja yang aman dan prosedural. Hal ini pula yang menyebabkan sebagian masyarakat Jatim memilih alasan jalur bekerja sebagai Pekerja Migran Non Prosedural atau menggunakan calo.

Sementara itu, inovasi Ayo Kerja menyajikan layanan informasi, bimbingan konseling, dan penempatan kerja yang dipadukan dengan pengembangan petugas fungsional pengantar kerja beserta layanan berbasis teknologi informasi. Terdapat berbagai layanan di ‘Ayo Kerja’ seperti bursa kerja online, konsultasi karir online, job matching, dan bursa kerja bulanan (mini job fair). Hasilnya, ada peningkatan jumlah lowongan kerja, informasi kerja lebih efisien, mudah diakses dengan jangkauan yang lebih luas.

Untuk mengetahui lengkap mengenai inisiatif program simPADU-PMI dan Ayo Kerja, Anda dapat mengunjungi laman https://publicadministration.un.org/unpsa/database/Home/UNPSA-Initiatives-and-the-SDGs/Country/ID . Atau kunjungi website kami http://disnakertrans.jatimprov.go.id  dan http://p3tki-jatim.go.id