Loading...

Kadisnakertrans Jatim : Salah Satu Syarat CPMI Harus memiliki kompetensi

Berita 23-12-2021
Depan Portal Berita Kadisnakertrans Jatim : Salah Satu Syarat CPMI Harus memiliki kompetensi
Salah satu syarat Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) adalah harus memiliki kompetensi.  Hal ini dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jatim  Dr Himawan Estu Bagijo saat Penutupan Pelatihan CPMI Dan Pelatihan Bahasa Jepang Tahun 2021 di BLK Ponorogo, Rabu (22/12/2021).
 
Lebih lanjut Himawan Estu Bagijo mengatakan, memilki kompetensi harus dimiliki bagi CPMI, hal ini sesuai pasal (5) yaitu salah satu syarat CPMI adalah harus memiliki kompetensi. Memiliki kompentensi adalah kesiapan diri untuk memasuki dunia kerja, terlebih pasar kerja di luar negeri yang memiliki resiko lebih tinggi.Dengan kompetensi yang dilakukan pemerintah provinsi Jawa Timur melalui Disnakertrans Jatim dalam menyiapkan SDM yang kompeten adalah dengan  5 pengembangan standart kompetensi kerja, penguatan lembaga sertifikasi, penguatan akses dan mutu pelatihan vokasi, penguatan dan pemanfaatan teknologi terkini dengan upsekiling dan reskilling, mendorong bertumbuh kembangnya entreprenuer  dan bantuan pelatihan dan sertifikasi bagi CPMI. 
 
Sesuai dengan undang-undang no. 18 tahun 2017, bahwa yang melatar belakangi seseorang menjadi PMI adalah bekerja merupakan hak asasi manusia, negara menjamin hak warga untuk memperoleh pekerjaan yang layak didalam maupun di luar negeri, PMI harus dilindungi dari perdagangan manusia, perbudakan dan kerja paksa, kekerasan dan perlakuan lain yang melanggar HAM, penempatan PMI merupakan upaya mewujudkan hak tenaga kerja mendapatkan pekerjaan dan negara wajib membenahi sistem pelindungan. 
 
Selain itu yang perlu diperhatikan untuk bekerja ke luar negeri harus mengetahui siap 4 hal, yaitu siap fisik dan mental, siap bahasa dan keterampilan, siap dokumen dan siap pengetahuan negara tujuan.
 
Jatim walaupun belum maksimal merupakan satu-satunya provinsi yang telah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan dan pelatihan tersebut dan ada beberapa UPT Balai Latihan Kerja yang sudah bisa melaksanakan pelatihan bagi CPMI, salah satunya adalah UPT BLK Ponorogo, karena di Ponorogo ini merupakan kantong-kantong PMI asal Jatim, serta beberapa UPT BLK sudah dilengkapi dengan laboratorium bahasa guna membantu CPMI. 
 
Pelatihan vokasi baik upskilling maupun reskilling sehingga dapat meningkatkan kemampuan keterampilan/kompetensi dan produktivitas tenaga kerja. 

Artikel Terkait